Indeks pasar saham Eropa meraih rekor baru pada perdagangan Senin, 5 Januari 2026. Indeks acuan STOXX 600 menembus level psikologis 600 poin untuk pertama kalinya, mencapai puncak di 600,16 poin dengan kenaikan 0,7 persen. Sementara itu, bursa saham London juga mencatat sejarah dengan indeks FTSE 100 yang pertama kali ditutup melampaui 10.000 poin, naik 0,5 persen ke level 10.004,57 poin.
Penguatan ini melanjutkan reli pasar saham global dan menunjukkan respons investor yang relatif tenang terhadap penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat akhir pekan sebelumnya. Sektor teknologi dan pertambangan menjadi pendorong utama kenaikan STOXX 600 sepanjang hari. Kedua indeks tersebut menutup tahun 2025 dengan kinerja kuat: STOXX 600 mencatat kenaikan tahunan hampir 17 persen, kinerja terbaiknya sejak 2021, sementara FTSE 100 bahkan mengungguli STOXX 600 dan indeks S&P 500 Amerika Serikat berkat kenaikan saham berbasis komoditas serta ekspektasi pelonggaran moneter lanjutan Bank of England.
Gejolak geopolitik langsung tercermin pada kinerja sektor tertentu. Logam mulia sebagai aset safe haven mengalami lonjakan tajam, mendorong indeks saham penambang logam mulia naik 4,6 persen menjadi salah satu sektor terbaik tahun tersebut. Sektor dirgantara dan pertahanan juga menguat 3,8 persen, ditopang kenaikan saham BAE Systems dan Babcock International yang masing-masing melonjak lebih dari 5 persen, serta Chemring yang naik 4,1 persen. Meski harga minyak sempat bergerak naik seiring potensi dampak Venezuela sebagai produsen minyak, saham energi besar seperti Shell dan BP malah sedikit melemah.
Pada saham individual, Ashmore ditutup menguat 6,7 persen setelah memiliki eksposur terhadap obligasi Venezuela yang naik pasca-penangkapan Maduro, meski gagal mempertahankan posisi tertingginya. Auction Technology melonjak dramatis 25 persen menyusul penolakan perusahaan atas tawaran akuisisi dari FitzWalter Capital karena dianggap kurang nilai. Sebaliknya, saham Bunzl turun 1 persen setelah direkomendasikan turun menjadi “netral” dari sebelumnya “outperform” oleh pialang Exane BNP Paribas. Keseluruhan pasar Inggris menunjukkan tren sejalan dengan Eropa dan AS. (*)
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

