📊 Market Update – Bursa Efek Indonesia

CDIA Bagikan Dividen Interim: Investor Wajib Lakukan ini

CDIA Bagikan Dividen Interim: Investor Wajib Lakukan ini

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akan membagikan dividen interim senilai Rp1,34 untuk setiap saham yang dimiliki. Pembagian dividen ini bersumber dari laba bersih yang diraih perseroan pada Semester I tahun 2025.

Laba bersih CDIA sepanjang periode Januari-Juni 2025 mengalami kenaikan signifikan lebih dari 300 persen secara tahunan. Kenaikan kinerja ini menjadi dasar pembagian dividen interim yang meskipun nominalnya relatif kecil dan sifatnya sementara, dianggap sebagai sinyal disiplin manajemen dalam berbagi hasil kepada pemegang saham.

Advertisement
Advertisement

Bagi investor, persiapan diperlukan terkait jadwal teknis dividen. Hak untuk menerima dividen ditentukan berdasarkan tanggal pencatatan kepemilikan saham. Investor harus sudah tercatat sebagai pemegang saham CDIA paling lambat pada tanggal cum dividen, yang jatuh pada 9 Januari 2026 untuk transaksi di pasar reguler dan pasar negosiasi. Artinya, pembelian saham harus dilakukan pada atau sebelum tanggal tersebut untuk mendapatkan hak dividen.

Jika investor membeli saham CDIA pada tanggal 12 Januari 2026 atau setelahnya, saham tersebut sudah berstatus ex dividen sehingga tidak berhak menerima dividen Rp1,34 per saham tersebut. Investor ritel yang bertransaksi di pasar reguler diimbau melakukan pembelian sesuai waktu penyelesaian transaksi yang ditetapkan bursa jika ingin memperoleh dividen. Meskipun demikian, strategi beli menjelang tanggal cum dividen memiliki konsekuensi tersendiri.

Secara teori, harga saham mengalami penyesuaian setelah tanggal ex dividen senilai dividen yang dibagikan, dalam hal ini Rp1,34. Meskipun angka ini terlihat kecil, secara psikologis pasar seringkali merespons dengan koreksi lebih besar, terutama jika sebelumnya terjadi pembelian spekulatif menjelang tanggal cum dividen. Investor baru perlu mewaspadai potensi penurunan harga jangka pendek setelah tanggal 12 Januari 2026, meskipun fundamental jangka menengah perusahaan diyakini tetap kokoh.

Bagi investor yang tidak hanya fokus pada dividen tetapi juga melihat cerita fundamental perseroan, waktu masuk bisa lebih fleksibel. Dividen interim ini menguatkan sinyal bahwa CDIA memiliki arus laba yang kuat dan manajemen berkomitmen untuk berbagi hasil. Dalam kondisi demikian, beberapa investor bahkan memilih untuk membeli saat terjadi koreksi harga pasca tanggal ex dividen demi mendapatkan harga yang lebih efisien, dibanding membeli saat sentimen positif dividen mendominasi pasar.

Intinya, memastikan kepemilikan saham sebelum tanggal 9 Januari 2026 merupakan keharusan bagi investor yang ingin memperoleh dividen interim CDIA ini. Namun bagi investor yang tujuan utamanya adalah membangun posisi berdasarkan valuasi yang rasional, momentum setelah tanggal ex dividen seringkali menjadi kesempatan yang lebih menarik untuk dianalisis. Dividen CDIA adalah bonus tambahan, keputusan investasi tetap harus didasarkan pada kombinasi pertimbangan jadwal dividen, harga saham, dan keyakinan terhadap kinerja perseroan ke depannya. (*)

Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *