Komisaris PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk Suhendra Prawira Widjaja melakukan pembelian saham perusahaan pada 30 Desember 2025. Transaksi yang bertujuan untuk kepentingan bisnis ini tercatat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.
Suhendra membeli sebanyak 550.400 saham ULTJ dengan harga per lembar Rp1.440. Pembelian dilakukan secara langsung tanpa melibatkan skema repurchase agreement. Akibat transaksi ini, kepemilikan sahamnya bertambah menjadi 126.601.460 saham dari sebelumnya 126.051.060 saham. Peningkatan ini mengubah proporsi kepemilikannya dari 1,21% menjadi 1,22% di perusahaan produsen susu tersebut.
Laporan Bursa Efek Indonesia menegaskan aksi korporat ini tidak menyebabkan perubahan pengendali atas perseroan. Pada perdagangan 6 Januari 2026, saham ULTJ dibuka menguat 0,70% atau naik 10 poin ke level Rp1.445.
Berdasarkan data Stockbit, kinerja saham ULTJ dalam satu pekan terkini tercatat stagnan tanpa perubahan signifikan. Secara bulanan, saham masih mengalami tekanan koreksi sebesar 4,64% dengan pergerakan harga antara Rp1.400 hingga Rp1.520 per lembar. Pada rentang tiga bulan, saham menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 12,94% dan pergerakan harga di kisaran Rp1.280 hingga Rp1.610. Pencapaian serupa terlihat dalam periode enam bulan terakhir yang membukukan penguatan 9,51% disertai fluktuasi harga antara Rp1.215 hingga Rp1.610. (*)
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

