## BEI Tangguhkan Perdagangan Saham NSSS Akibat Lonjakan Harga Signifikan
Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengambil tindakan penghentian sementara perdagangan saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) pada sesi pertama perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. Keputusan suspendi ini dilakukan sebagai langkah perlindungan investor menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham NSSS.
Dalam pengumuman resminya, BEI menyatakan bahwa perdagangan saham NSSS dihentikan sementara untuk Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai tanggal 9 Januari 2026 hingga ada pengumuman lebih lanjut dari Bursa.
Menanggapi langkah BEI tersebut, Direktur PT Nusantara Sawit Sejahtera, Miniwati Kasmita, menyatakan bahwa manajemen perusahaan akan terus fokus menjalankan kegiatan operasional. Komitmen perusahaan adalah meningkatkan kinerja fundamental untuk memberikan nilai tambah bagi investor, pemegang saham, dan pemangku kepentingan lainnya.
Miniwati juga mengklarifikasi bahwa hingga saat pengumuman dibuat, perusahaan tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian material baru terkait perusahaan yang dapat memengaruhi kelangkungan usaha, keputusan investasi pemegang saham, maupun nilai saham perseroan.
Terpisah, Miniwati menegaskan bahwa pergerakan harga saham NSSS di pasar merupakan hasil dari mekanisme pasar dan sepenuhnya berada di luar kendali direksi perusahaan.
Lonjakan harga saham NSSS memang tercatat sangat tajam. Mengutip data Stockbit, dalam kurun waktu satu minggu terakhir sebelum suspensi, nilai saham NSSS telah menguat sebesar 35,14 persen dari kisaran harga Rp 915 ke Rp 1.285. Secara bulanan, kenaikan mencapai 93,80 persen dari harga Rp 630.
Pergerakan naik yang lebih agresif terjadi dalam jangka menengah. Dalam tiga bulan, saham NSSS melonjak 117,39 persen dari level Rp 482. Dalam kurun enam bulan, kenaikan tercatat fantastis sebesar 261,27 persen dari posisi awal Rp 332.
Sejak awal tahun (year-to-date) hingga suspensi, NSSS telah menguat 35,14 persen – angka yang sama dengan kinerja mingguannya. Dalam periode satu tahun terakhir, saham ini tercatat telah mengalami penguatan sangat signifikan sebesar 362,96 persen, melesat dari kisaran harga Rp 230 ke Rp 1.285. (*)
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

