Capital gain dan capital loss adalah dua istilah penting yang sering digunakan dalam dunia investasi, khususnya pada saham dan instrumen pasar modal lainnya. Kedua istilah ini berkaitan langsung dengan keuntungan dan kerugian yang dialami investor akibat perubahan harga aset. Memahami capital gain dan capital loss menjadi hal mendasar sebelum terjun ke dunia investasi.
Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh investor ketika menjual aset investasi dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga beli. Selisih positif antara harga jual dan harga beli inilah yang disebut sebagai capital gain. Keuntungan ini biasanya menjadi tujuan utama investor saham, terutama bagi mereka yang aktif melakukan transaksi jual beli.
Sebagai contoh, seorang investor membeli saham dengan harga Rp1.000 per lembar. Beberapa waktu kemudian, saham tersebut dijual pada harga Rp1.300 per lembar. Selisih sebesar Rp300 per lembar merupakan capital gain yang diperoleh investor tersebut. Capital gain bisa terjadi dalam jangka pendek maupun jangka panjang, tergantung strategi investasi yang digunakan.
Sebaliknya, capital loss adalah kerugian yang terjadi ketika investor menjual aset dengan harga lebih rendah dibandingkan harga belinya. Selisih negatif antara harga jual dan harga beli itulah yang disebut capital loss. Kondisi ini umumnya terjadi akibat penurunan kinerja perusahaan, kondisi pasar yang tidak stabil, atau sentimen negatif dari faktor eksternal.
Contohnya, jika saham dibeli pada harga Rp1.500 per lembar lalu dijual pada harga Rp1.200 per lembar, maka investor mengalami capital loss sebesar Rp300 per lembar. Risiko capital loss selalu ada dalam investasi, sehingga investor perlu memiliki perencanaan dan manajemen risiko yang baik.
Perbedaan utama antara capital gain dan capital loss terletak pada hasil akhir investasi. Capital gain menunjukkan keuntungan, sedangkan capital loss menunjukkan kerugian. Keduanya sama-sama dipengaruhi oleh pergerakan harga di pasar, waktu transaksi, serta keputusan investor.
Dengan memahami konsep capital gain dan capital loss, investor dapat lebih bijak dalam menentukan strategi investasi. Pengetahuan ini membantu investor mengelola risiko, menentukan waktu jual dan beli, serta mengambil keputusan investasi secara lebih rasional dan terukur.

