📊 Market Update – Bursa Efek Indonesia

Bitcoin Sideways, Pasar Masih Tunggu Arah Baru

Bitcoin Sideways, Pasar Masih Tunggu Arah Baru

Bitcoin menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pada Jumat, 9 Januari 2026, setelah mengalami tekanan jual yang cukup dalam dari puncaknya di area USD 110.000. Harga kripto terbesar itu bergerak dalam kisaran sempit antara USD 90.900 hingga USD 90.940 per keping, hanya mengalami penurunan harian sedikit lebih dari 0,26 persen yang menunjukkan tekanan jual mulai mereda. Pasar tampak tidak lagi didominasi panic selling dan mulai memasuki fase two-way trading.

Ditinjau dari struktur grafik harian, tren besar Bitcoin menunjukkan pergeseran fase dari uptrend impulsif menuju fase corrective structure. Penurunan harga dari level sekitar USD 114.000 hingga di bawah USD 95.000 telah membentuk rangkaian lower highs dan lower lows, secara teknikal menandai pelemahan momentum jangka menengah. Meski demikian, penting dicatat bahwa penurunan ini tidak disertai pola capitulation atau lonjakan volume ekstrem yang mengindikasikan panic selling massal. Hal ini menyiratkan pelaku pasar besar belum sepenuhnya keluar pasar dan lebih cenderung melakukan redistribusi, bukan likuidasi besar-besaran.

Advertisement
Advertisement

Di pasar domestik Indonesia, volatilitas harga Bitcoin dalam konversi rupiah masih tergolong tinggi dalam kerangka waktu pendek, namun relatif stabil dengan pergerakan terbaca antara Rp 1,52 miliar hingga Rp 1,54 miliar per BTC, mengikuti pola yang terjadi di pasar global. Yang menarik setelah koreksi tajam tersebut adalah perilaku harga Bitcoin yang tidak kembali menguji titik terendah ekstrem. Sebaliknya, harga mulai membentuk basis konsolidasi di sekitar kisaran USD 89.000 hingga USD 91.000. Area ini kini menjadi zona penting secara psikologis dan teknikal. Ketahanan terhadap zona ini berpotensi membentuk base formation untuk pergerakan berikutnya, sementara penetrasi ke bawahnya bisa melanjutkan tekanan ke level lebih rendah.

Sepanjang hari perdagangan tersebut, pergerakan Bitcoin cenderung sideways dengan bias pada stabilisasi, bukan reli kuat maupun kelanjutan penurunan signifikan. Pasar sedang mengalami fase cooling down menyusul volatilitas tinggi sebelumnya. Kondisi ini memunculkan pertanyaan utama bagi peserta pasar: apakah koreksi terbaru ini hanyalah fase istirahat dalam tren naik jangka panjang yang lebih besar, ataukah menandai awal perubahan siklus? Secara karakteristik perdagangan, fase stabil seperti sekarang ini biasanya ditandai dengan meningkatnya aktivitas trader jangka pendek sementara investor jangka panjang mulai kembali melakukan akumulasi secara bertahap. Harga yang bergerak datar dengan volume stabil dan volatilitas menyempit sering kali menjadi fondasi bagi pergerakan besar berikutnya. (*)

Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *