Perdagangan Bitcoin melemah pada awal sesi perdagangan hari ini, dibuka dengan penurunan sekitar 0,85 persen ke level USD92.947 setelah sebelumnya dibuka di area USD93.747. Aset kripto ini mengalami kisaran pergerakan harian yang cukup lebar, mencapai titik tertinggi USD94.439 dan terendah USD91,203.
Tekanan jual terlihat dominan sejak sesi perdagangan Asia dibuka. Grafik menunjukkan harga Bitcoin terhadap rupiah terkoreksi tajam, bahkan sempat tertekan hingga ke area Rp1,545 miliar per koin. Aksi ambil untung muncul sebagai lanjutan dari reli harga sebelumnya. Menjelang pagi, harga mulai menunjukkan tanda rebound teknikal dan kembali naik ke kisaran Rp1,557 miliar per BTC, meski secara harian masih tercatat turun sekitar 0,81 persen.
Analisis struktur grafik harian mengindikasikan tren menurun jangka pendek yang belum sepenuhnya menunjukkan pembalikan arah. Sejak mencapai puncak di atas USD120.000 pada Oktober 2025, pergerakan harga Bitcoin membentuk pola lower high dan lower low. Penurunan tajam yang terjadi mulai pertengahan November hingga awal Desember membawa harga turun di bawah level psikologis USD100.000. Level tersebut masih berperan sebagai resistance kuat. Pergerakan hari ini yang tertahan di kisaran USD93.000–USD94.000 memperkuat pandangan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi menyusul koreksi besar sebelumnya.
Volume perdagangan juga memberikan sinyal penting. Lonjakan volume terjadi saat harga mendekati area terendah harian, mengindikasikan adanya minat beli di level bawah tersebut. Namun, volume pada fase rebound yang terjadi relatif lebih moderat, menyiratkan bahwa penguatan lebih bersifat technical bounce daripada akumulasi besar-besaran. Pembeli muncul untuk membatasi penurunan lebih dalam tetapi belum cukup kuat untuk memicu tren kenaikan baru.
Tekanan jual tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Aset kripto lainnya seperti Ethereum, Litecoin, Cardano, dan Dogecoin juga mengalami pelemahan lebih dari 1 persen. Tekanan bearish ini tampaknya bukan berasal dari isu spesifik Bitcoin melainkan merupakan cerminan sentimen pasar kripto yang secara keseluruhan sedang berhati-hati.
Secara keseluruhan, perdagangan hari ini menguji ketahanan area support Bitcoin di kisaran USD91.000–93.000. Kemampuan mempertahankan zona ini akan memberi ruang bagi pasar untuk bergerak sideways dengan potensi rebound teknikal terbatas. Sebaliknya, kegagalan bertahan di area tersebut berpotensi membuka ruang bagi koreksi lebih lanjut. Pola harga, volume perdagangan, dan reaksi pasar saat ini menunjukkan Bitcoin sedang dalam fase menunggu katalis berikutnya, dengan pelaku pasar cenderung bersikap defensif dan selektif dibandingkan agresif mengejar kenaikan harga. (*)
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

