Emiten batu bara PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) kembali memutuskan untuk membagikan dividen tunai interim II Tahun Buku 2025 dengan total nilai mencapai USD 20 juta atau setara Rp333,38 miliar, sebagai bentuk pembagian keuntungan kepada para pemegang saham.
Keputusan pembagian dividen interim ini telah disetujui oleh direksi dan dewan komisaris perseroan pada 17 Desember 2025, sejalan dengan pencapaian kinerja keuangan BSSR hingga kuartal III 2025. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, jumlah dividen yang akan dibagikan adalah USD 20 juta untuk total 2.616.500.000 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Per saham, besaran dividen mencapai USD 0,00765 atau sekitar Rp127,41 per lembar saham jika dikonversi menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per pertengahan Desember 2025.
Manajemen perusahaan mencatat posisi laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mencapai USD 61,57 juta hingga 30 September 2025, serta saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD 229,39 juta. Hal ini menjadi salah satu dasar pertimbangan pembagian dividen interim di tengah kondisi pasar batu bara yang fluktuatif.
🗓 Jadwal Pembagian Dividen Interim BSSR
Investor yang memiliki saham BSSR perlu mencermati beberapa tanggal penting agar berhak atas dividen ini:
- Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 2 Januari 2026
- Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 5 Januari 2026
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 6 Januari 2026
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 7 Januari 2026
- Recording Date (Daftar Pemegang Saham yang Berhak): 6 Januari 2026
- Pembayaran Dividen: 15 Januari 2026
Investor yang memegang saham selama periode cum dividen berhak menerima dividen tunai ini sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Setelah melewati tanggal ex dividen, pembelian saham BSSR tidak lagi memberikan hak atas dividen tersebut.
Pembagian dividen interim ini menunjukkan komitmen BSSR dalam memberikan return kepada pemegang sahamnya di tengah dinamika harga komoditas batu bara. Keputusan ini juga mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga arus kas dan membagikan keuntungan meskipun tantangan di industri energi masih ada.
Disclaimer: Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab investor masing-masing.

