📊 Market Update – Bursa Efek Indonesia

IHSG Diprediksi Tetap Kuat, Saham PTBA dan TINS Direkomendasikan

IHSG Diprediksi Tetap Kuat, Saham PTBA dan TINS Direkomendasikan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan 0,84 persen pada penutupan perdagangan Selasa, 6 Januari 2026, menempatkan indeks di level 8.933. MNC Sekuritas dalam risetnya yang terbit Rabu, 7 Januari 2026, menyatakan penguatan tersebut masih didukung oleh volume pembelian yang mendominasi, dengan target terdekat di area 8.900 telah tercapai. Posisi IHSG saat ini diidentifikasi berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], Dengan perkiraan potensi penguatan lebih lanjut di rentang 8.944 hingga 8.959.

Analis MNC Sekuritas juga menyampaikan level support IHSG untuk perdagangan hari ini di kisaran 8.775 hingga 8.867, sementara resistance berada di area 8.960 hingga 8.996. Di samping proyeksi pergerakan indeks, MNC Sekuritas mengeluarkan empat rekomendasi saham untuk perdagangan terkini.

Advertisement
Advertisement

Saham pertama yang direkomendasikan adalah FAST dengan strategi “Buy on Weakness”. Saham ini ditutup menguat 0,81 persen ke level Rp 625 dengan peningkatan volume pembelian. Posisi FAST diindikasikan berada di awal wave [1] dari wave {C}. Rentang beli yang disarankan adalah Rp 580 hingga Rp 625 dengan target harga Rp 700 hingga Rp 740 dan stoploss jika tembus di bawah Rp 555.

Rekomendasi kedua adalah PTBA, juga dengan strategi “Buy on Weakness”. PTBA menguat 1,28 persen ke Rp 2.370 disertai peningkatan volume pembelian dan mampu bergerak di atas MA60. Posisi saham ini diperkirakan berada di akhir wave [i] dari wave C. Rekomendasi beli di rentang Rp 2.290 hingga Rp 2.340 dengan target Rp 2.410 hingga Rp 2.450 serta stoploss di bawah Rp 2.270.

Ketiga, SRTG dengan strategi “Buy on Weakness”. SRTG mengalami penguatan signifikan sebesar 6,84 persen ke Rp 1.640, didukung volume pembelian dan mampu menembus level MA60. Posisi SRTG sedang membentuk wave (i) dari wave [iii]. Area beli disarankan pada Rp 1.575 hingga Rp 1.625 dengan target harga Rp 1.685 hingga Rp 1.725 dan stoploss jika harga jatuh di bawah Rp 1.525.

Rekomendasi terakhir adalah TINS dengan strategi “Spec Buy”. MNC Sekuritas menyatakan posisi TINS saat ini sedang berada di awal wave 5 dari wave (3). Strategi beli disarankan di kisaran Rp 3.220 hingga Rp 3.320 dengan target harga Rp 3.510 hingga Rp 3.760 dan batas proteksi stoploss jika harga turun di bawah Rp 3.110. Keempat saham rekomendasi tersebut ialah PTBA, SRTG, TINS, dan FAST. (*)

Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *