📊 Market Update – Bursa Efek Indonesia

IHSG Menguat Tipis, 10 Saham Ini Jadi Pemberat Pasar di Perdagangan Akhir Pekan

IHSG Menguat Tipis, 10 Saham Ini Jadi Pemberat Pasar di Perdagangan Akhir Pekan

**Indeks Saham Mengerucut di Jumat Sore, Sejumlah Saham Terdepak ke Zona Merah**

Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat, 9 Januari 2026, di posisi hijau dengan kenaikan tipis 0,13 persen ke level 8.936,75, tekanan jual masih membayangi sejumlah saham khususnya pada sektor energi, logistik, properti, hingga asuransi. Hal ini menunjukkan penguatan pasar belum merata, dengan investor melakukan seleksi ketat terhadap beberapa emiten.

Advertisement
Advertisement

Berdasarkan data perdagangan, beberapa saham tercatat mengalami pelemahan signifikan. Saham Repower Asia Indonesia (REAL) menjadi salah satu yang tertekan terdalam, merosot 3,80 persen ke Rp 76 sementara nilai transaksi mencapai Rp 13,26 miliar dengan volume 1,72 juta saham. Logisticsplus International (LOPI) juga melemah 3,76 persen ke Rp 179 dengan nilai transaksi Rp 4,51 miliar dan volume 234.040 saham.

Sektor pelayaran terwakili pelemahan Samudera Indonesia (SMDR) yang turun 3,76 persen ke Rp 410. Saham ini mencatatkan nilai transaksi terbilang tinggi di antara loser hari ini, sebesar Rp 45,93 miliar dengan volume 1,09 juta saham. Pelemahan juga dialami Andalan Sakti Primaindo (ASPI) sebesar 3,70 persen ke Rp 650 serta Sepeda Bersama Indonesia (BIKE) yang jatuh 3,68 persen ke Rp 655, keduanya meski nilai transaksinya lebih moderat.

Sektor konstruksi dan properti juga mengalami tekanan pada saham Perdana Bangun Pusaka (KONI) yang turun 3,64 persen ke Rp 2.120 serta Harta Jaya Karya (MEJA) yang terdepak 3,61 persen ke Rp 187. Saham MEJA bahkan membukukan nilai transaksi tinggi hingga Rp 100,63 miliar. Emiten properti lain, Pantai Indah Kapuk Dua (PANI), ikut terkoreksi 3,59 persen ke Rp 11.400 dengan nilai transaksi terbesar di antara saham yang disebutkan sebelumnya yakni Rp 234,78 miliar.

Sektor asuransi terwakili oleh pelemahan Saham Asuransi Dayin Mitra (ASDM) sebesar 3,52 persen ke Rp 685 meski aktivitasnya tergolong rendah. Raja Roti Cemerlang (BRRC) menutup daftar sepuluh saham dengan kinerja terburuk hari ini dengan pelemahan 3,52 persen ke Rp 137 dan nilai transaksi Rp 4,49 miliar. Aksi ambil untung dan rotasi sektor diperkirakan menjadi penyebab penguatan indeks pasar yang tidak diikuti secara luas oleh seluruh komponen saham. Penguatan terbatas pada beberapa saham tertentu menunjukkan sentimen investor yang masih berhati-hati terhadap emiten yang sebelumnya telah mengalami kenaikan signifikan atau terkait sektor-sektor dengan prospek mendekati titik jenuh. Kondisi tersebut berpotensi mempertahankan volatilitas pada sesi perdagangan selanjutnya dalam pendekatan membuka minggu mendatang. Investor diharapkan tetap memperhatikan respons harga terhadap support-signifikan dan momentum intraday untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut pada awal pekan depan. (*)

Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *