📊 Market Update – Bursa Efek Indonesia

Motor Listrik Ditargetkan Capai 100 Ribu Unit pada 2026

Motor Listrik Ditargetkan Capai 100 Ribu Unit pada 2026

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik (Aismoli) menyatakan tidak lagi berharap adanya insentif motor listrik dari pemerintah pada tahun ini. Ketua Umum Aismoli, Budi Setiyadi, menjelaskan bahwa industri motor listrik nasional mulai menunjukkan kemandirian dengan capaian penjualan cukup maksimal di tahun sebelumnya.

Menurut data Aismoli, total penjualan motor listrik di Indonesia tahun 2025 tercatat sebanyak 55.059 unit. Angka tersebut lebih rendah 22.019 unit dibanding penjualan tahun 2024 yang mendapat subsidi pemerintah, yakni sebanyak 77.078 unit. Budi menyatakan bahwa di tahun 2025 saja industri mampu menjual sekitar 55 ribu unit tanpa insentif besar, sehingga pihaknya tidak berharap lagi pada insentif tahun 2026.

Advertisement
Advertisement

Budi menyebutkan sejumlah alasan di balik keputusan tersebut. Diantaranya adalah kesadaran bahwa pemerintah sedang memfokuskan anggaran untuk penanganan bencana alam di wilayah Sumatra. Meski demikian, Aismoli tetap akan menyambut positif apabila insentif diadakan kembali. Lebih penting lagi, Budi menekankan bahwa insentif bukanlah faktor terpenting dalam mendorong pasar motor listrik domestik.

Aismoli berfokus pada penguatan strategi pemasaran dan pengembangan produk sebagai pemicu utama penjualan. Mereka telah mempersiapkan diri untuk melakukan strategi penjualan tanpa bergantung pada bantuan pemerintah sejak awal tahun. Konsolidasi telah dilakukan sejak Januari untuk merancang berbagai skema dan rencana kerja sama.

Salah satu mekanisme kerja sama yang akan segera dijalankan adalah dengan menggandeng pengembang kawasan dalam mendukung penggunaan motor listrik untuk mobilitas di kawasan ramah lingkungan. Kerja sama ini bertujuan mengurangi emisi dan mencegah semakin memburuknya polusi udara di Indonesia.

Dengan keputusan ini, Aismoli menargetkan peningkatan penjualan motor listrik tahun 2026. Budi memproyeksikan penyerapan pasar dapat melampaui capaian tahun 2025 dengan kenaikan minimal 25.000 hingga 50.000 unit. Target realistis mereka berada di kisaran mendekati 100.000 unit untuk tahun ini.

Optimisme tetap tinggi dengan prospek pasar motor listrik tahun ini. Aismoli memperkirakan penjualan minimal mampu mencapai 75.000 unit, angka yang lebih tinggi dari capaian tahun 2024 saat masih ada subsidi pemerintah. Industri motor listrik nasional menunjukkan kemandirian siap menghadapi periode tanpa insentif. (*)

Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *