📊 Market Update – Bursa Efek Indonesia

Panduan Lengkap: 4 Cara Dapat Dividen Saham untuk Investor Pemula

Panduan Lengkap: 4 Cara Dapat Dividen Saham untuk Investor Pemula

Cara mendapatkan dividen saham jadi langkah penting bagi investor pemula yang ingin meraih passive income dari investasi saham. Artikel ini menjelaskan empat langkah praktis dan beberapa hal krusial yang harus diperhatikan agar investor bisa berhak atas pembagian dividen dari perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dividen adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pembayaran dividen bisa berupa uang tunai atau tambahan saham, tergantung kebijakan emiten. Pendapatan dari dividen ini sering menjadi alasan utama investor jangka panjang menempatkan modalnya di saham tertentu.

Advertisement
Advertisement

1. Buka Rekening di Sekuritas Terdaftar
Langkah pertama untuk bisa dapat dividen adalah menjadi investor resmi dengan membuka akun investasi di perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan BEI. Setelah pendaftaran, Anda akan mendapatkan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang digunakan untuk melakukan pembelian dan penjualan saham. Hanya investor yang tercatat dalam sistem sekuritas yang berhak atas pembagian dividen saham.

2. Pilih Saham yang Rutin Membagikan Dividen
Tidak semua saham membagikan dividen. Saham yang sering membagikan dividen biasanya adalah perusahaan besar atau blue-chip dengan kinerja stabil dan profit yang konsisten. Banyak investor melihat daftar saham dalam indeks seperti IDX High Dividend 20 sebagai referensi saham yang memiliki potensi pembagian dividen.

3. Perhatikan Tanggal Penting Dividen
Agar berhak atas dividen, investor harus memegang saham sebelum atau pada tanggal cum-date — tanggal terakhir investor bisa membeli saham agar namanya masuk dalam daftar yang berhak mendapatkan dividen. Tanggal-tanggal penting dalam pembagian dividen termasuk:

  • Cum-Date: Batas terakhir pembelian saham untuk berhak dividen.
  • Ex-Date: Setelah tanggal ini, saham dibeli tidak lagi memberikan hak dividen.
  • Recording Date: Hari pencatatan daftar pemegang saham berhak dividen.
  • Payment Date: Hari perusahaan membayar dividen kepada investor.

4. Simpan Saham Hingga Ex-Date
Setelah membeli saham pada atau sebelum cum-date, pertahankan kepemilikan hingga ex-date untuk memastikan hak atas dividen tetap melekat pada Anda. Menjual saham sebelum tanggal ex-date berisiko membuat Anda kehilangan hak pembayaran dividen tersebut.

Tips Penting untuk Investor Pemula

Selain empat langkah di atas, ada beberapa hal yang perlu dipahami:

  • Pembagian dividen tidak otomatis berarti keuntungan total lebih tinggi, sebab harga saham bisa turun setelah tanggal ex-dividend. Ini dikenal sebagai dividend trap yang perlu diwaspadai.
  • Dividen umumnya lebih cocok sebagai strategi jangka panjang, bukan untuk trading jangka pendek yang fokus pada selisih harga jual–beli (capital gain).

Dengan memahami mekanisme dan tanggal penting dalam dividen, investor pemula dapat menyusun strategi investasi yang efektif untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pembagian dividen saham. Kunci utamanya adalah persiapan, pemilihan saham yang tepat, dan disiplin memantau jadwal penting dividen perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *