Bitcoin tengah berupaya kembali menembus level psikologis USD70.000 setelah bergerak dalam fase konsolidasi menyamping selama beberapa pekan terakhir. Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar ini diperdagangkan di sekitar USD69.815 pada Minggu, 15 Februari 2026, sebagaimana dilansir BeInCrypto, namun pergerakannya masih tertahan di bawah area resistansi USD70.610. Upaya membangun momentum pemulihan ini dihadapkan pada kombinasi sinyal yang beragam dari data *on-chain* dan derivatif, membuat prospek jangka pendek belum sepenuhnya jelas.
Level USD70.000 kini menjadi fokus utama bagi para pelaku pasar. Pergerakan harga yang mampu bertahan secara konsisten di atas zona tersebut berpotensi mengubah sentimen pasar secara signifikan. Namun, dominasi posisi *bearish* di pasar derivatif mengindikasikan bahwa volatilitas kemungkinan akan meningkat sebelum arah tren yang lebih tegas dapat terbentuk.
Data *funding rate* agregat dari sejumlah bursa kripto utama menunjukkan lonjakan ekstrem dalam posisi *short*. *Funding rate* negatif yang tercatat saat ini merupakan yang terdalam sejak Agustus 2024. Pada periode tersebut, tekanan posisi *short* yang besar bertepatan dengan pembentukan titik terendah harga Bitcoin pada tahun itu. Kala itu, sentimen pasar didominasi oleh posisi turun seiring anjloknya *funding rate*, tetapi harga Bitcoin justru berbalik naik secara signifikan. Pergerakan tersebut memicu likuidasi *short* dalam skala besar dan mendorong reli sekitar 83 persen dalam empat bulan berikutnya.
*Funding rate* yang sangat negatif seringkali mencerminkan dominasi posisi *bearish* dan meningkatnya rasa takut serta ketidakpastian di pasar. Kondisi semacam ini, meskipun tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga, menciptakan struktur pasar yang sensitif terhadap perubahan arah. Jika harga bergerak naik, penutupan paksa posisi *short* dapat memperbesar fluktuasi serta mempercepat momentum kenaikan.
Di sisi lain, indikator Net Unrealized Profit and Loss (NUPL) kembali masuk ke zona Hope/Fear, bergerak di kisaran 0,18. Angka ini mengindikasikan bahwa cadangan keuntungan investor mulai menyusut. Secara historis, pergerakan NUPL ke zona ini sering mendahului fase pelemahan tambahan sebelum terbentuk dasar harga yang lebih kuat. *Panic selling* dapat meningkat terlebih dahulu sebelum sentimen pasar benar-benar berubah. Jika kapitulasi belum sepenuhnya terjadi, risiko koreksi lanjutan masih tetap terbuka.
Dari perspektif teknikal jangka pendek, beberapa indikator mulai menunjukkan perbaikan. Indikator Chaikin Money Flow (CMF), yang berfungsi mengukur arus dana masuk dan keluar, mendekati garis nol. Apabila indikator ini berhasil menembus wilayah positif, kondisi tersebut dapat menandakan munculnya permintaan baru terhadap Bitcoin. Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga mendekati potensi *crossover bullish*. Jika *crossover* tersebut terkonfirmasi, hal ini mengindikasikan pergeseran momentum dari *bearish* menuju *bullish*. Namun, sinyal teknikal ini masih membutuhkan konfirmasi melalui penguatan harga yang konsisten.
Walaupun terdapat tanda-tanda awal pemulihan, sentimen pasar secara umum masih diselimuti kehati-hatian. Para *trader* dengan posisi *short* cenderung tidak akan menutup posisi secara sukarela selama tekanan harga belum mereda. Kondisi ini meningkatkan kemungkinan terjadinya likuidasi massal berbasis harga sebagai pemicu pergerakan signifikan berikutnya.
Saat ini, Bitcoin masih bergerak di sekitar USD69.815 dan tertahan di bawah resistansi USD70.610. Penutupan harian yang meyakinkan di atas USD70.000 dapat membuka ruang bagi momentum *bullish* yang lebih kuat, sekaligus menarik masuknya arus dana baru. Dalam skenario penguatan, pergerakan menuju USD73.499 menjadi target teknikal berikutnya. Jika momentum terus berlanjut dan dukungan pembeli tetap solid, harga berpotensi mengarah ke USD76.685, yang akan memperkuat struktur kenaikan jangka pendek. Sebaliknya, tekanan *bearish* di pasar derivatif tetap menjadi hambatan. Dominasi kontrak *short* berpotensi menahan pergerakan harga di bawah USD70.000. Apabila harga turun dan menembus *support* USD65.156, risiko likuidasi *long* dapat meningkat dan memperbesar volatilitas penurunan. (*)
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan berita dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

